Informasi

Wali Kota Bekasi Berencana Pasang Lift di Beberapa JPO, Stasiun Bekasi Jadi yang Utama

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menghadirkan fasilitas lift pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Kawasan Stasiun Bekasi dipilih sebagai lokasi awal penerapan fasilitas tersebut karena tingginya aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi umum.

Rencana ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bekasi dalam membangun infrastruktur publik yang lebih ramah dan inklusif. Keberadaan lift diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga yang mengalami keterbatasan dalam menggunakan tangga saat menyeberang jalan.

Stasiun Bekasi Jadi Lokasi Percontohan

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pemasangan lift pada JPO akan dilaksanakan secara bertahap. Pemerintah daerah akan memulai penerapan fasilitas tersebut di kawasan stasiun kereta api sebagai proyek percontohan sebelum dikembangkan lebih lanjut.

Pemilihan Stasiun Bekasi didasarkan pada tingginya volume pergerakan masyarakat setiap hari. Kawasan ini menjadi salah satu titik aktivitas warga yang mengandalkan kereta api untuk menunjang perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, maupun berbagai keperluan lainnya.

“(Fasilitas lift) Kami coba dulu di stasiun kereta api, yang tingkat mobilisasinya cukup tinggi,” ujar Tri Adhianto, Selasa (13/10/2026).

Melalui tahap awal tersebut, Pemkot Bekasi berupaya menerapkan fasilitas pendukung yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan transportasi publik.

Dorong Infrastruktur Publik yang Inklusif

Penyediaan lift pada JPO diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas, lansia, serta warga lain yang mengalami kesulitan ketika menggunakan tangga penyebrangan.

Selama ini, akses menuju JPO dengan tangga dapat menjadi tantangan bagi kelompok tertentu, terutama ketika harus berpindah dari satu sisi jalan ke sisi lainnya. Karena itu, fasilitas pengangkat vertikal dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses.

Rencana tersebut juga sejalan dengan kebutuhan pengembangan fasilitas perkotaan yang dapat digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat tanpa terkecuali.

Meski demikian, realisasi pemasangan lift akan dilakukan secara bertahap. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pengerjaan, lokasi JPO yang akan dipasangi lift, serta jumlah fasilitas yang disiapkan belum dijelaskan dalam keterangan tersebut.

Ke depan, penerapan fasilitas ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Pemkot Bekasi dalam memperluas aksesibilitas infrastruktur publik, khususnya di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Ditulis oleh Nur Arafah