Informasi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Kepedulian Warga yang Berhasil Menghimpun Donasi untuk NTT hingga Rp2,1 Miliar

KOTA BEKASI — Warga Kota Bekasi menunjukkan solidaritas tinggi bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, donasi yang terkumpul kini mencapai Rp2,1 miliar.

Dana tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT. Penyerahannya akan melalui pemerintah daerah setempat.

Penggalangan dana ini tidak muncul dalam sekali kegiatan. Prosesnya berjalan bertahap melalui beberapa momentum yang digagas Pemkot Bekasi sejak pertengahan tahun.

Setiap kegiatan menjadi ruang bagi warga untuk menyalurkan kepedulian mereka. Dari acara komunitas hingga kegiatan resmi pemerintah, semuanya bermuara pada satu tujuan: meringankan beban korban gempa NTT.

Berawal dari Rp500 Juta di PNBK Jilid III

Sumber: kompas.com

Salah satu titik awal penggalangan dana adalah gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III. Acara ini digelar di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi pada Minggu, 30 Agustus 2026.

PNBK sendiri merupakan rangkaian kegiatan rutin Pemkot Bekasi. Acara ini menghadirkan beragam kesenian, kuliner, dan hiburan rakyat untuk menarik partisipasi warga secara luas.

Di sela kemeriahan acara, panitia turut membuka posko donasi bagi korban gempa NTT. Warga yang hadir menyambut ajakan tersebut dengan antusias.

Hasilnya, terkumpul donasi hingga Rp500 juta dalam satu kali kegiatan. Angka ini menunjukkan bahwa acara hiburan rakyat pun bisa menjadi sarana efektif untuk menggalang dana.

Jumlah tersebut kemudian menjadi modal awal gerakan kepedulian yang terus bergulir hingga kini.

Wali Kota Bekasi Apresiasi Kepedulian Warga

Sumber: pemerintahkotabekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan perkembangan donasi saat meresmikan Masjid Jami Al-Khairiyah di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Minggu (27/9/2026). Warga Mustikajaya tercatat menyumbang sekitar Rp120 juta.

Angka ini menjadi capaian tertinggi dibanding kecamatan lain di Kota Bekasi. Tri pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga setempat.

“Kepedulian masyarakat Kota Bekasi sangat luar biasa, khususnya Mustikajaya,” ujar Tri.

Menurutnya, semangat gotong royong ini membuktikan solidaritas warga tetap kuat. Ia menilai warga tak tinggal diam saat saudara sebangsa tertimpa musibah.

Selain dana tunai, Pemkot Bekasi turut mengoordinasikan pengumpulan pakaian layak pakai. Barang-barang ini rencananya juga dikirim untuk membantu warga terdampak di NTT.

Pemkot Bekasi menegaskan, bantuan yang disalurkan perlu disesuaikan dengan kebutuhan riil di lokasi bencana. Tujuannya agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan langsung oleh korban.

Ajakan Menjaga Kerukunan Sosial

Di momen yang sama, Tri juga mengajak warga Mustikajaya menjaga kerukunan lingkungan. Ia berharap hubungan kekeluargaan antarwarga terus terjalin erat.

“Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang positif dan sejahtera,” katanya.

Peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah turut menjadi simbol penguatan silaturahmi warga. Masjid ini diharapkan menjadi ruang ibadah sekaligus wadah kepedulian sosial.Total donasi Rp2,1 miliar menjadi bukti nyata gotong royong lintas wilayah.

Sumbangan ini datang dari berbagai kalangan, mulai pemerintah hingga masyarakat umum. Pemkot Bekasi berharap kepedulian semacam ini terus terjaga ke depannya. Bantuan antardaerah dinilai penting untuk meringankan beban korban bencana di seluruh Indonesia.

Ditulis oleh Safina