Informasi

Tim Cabor Bermotor Kota Bekasi Raih Kejuaraan Umum di Babak Kualifikasi Porprov Jabar 2025

Tim cabor bermotor dari Kota Bekasi berhasil raih juara umum dalam BK Porprov Jabar 2025

Kota Bekasi— Tim Kota Bekasi berhasil mencetak prestasi dalam Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat 2025. Kemenangan diraih pada cabor bermotor dengan 3 emas dari Mini 4WD dan 1 perak dari Road Race. 

Ketua IMI Kota Bekasi, Komarudin menyampaikan BK cabor bermotor telah berlangsung di tiga venue berbeda. Pertama, Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya untuk Road Race yang diadakan pada 10-12 November 2025. Kedua, Sirkuit Mahendra Tasikmalaya untuk Grasstrack pada 13-15 November 2025. Ketiga, Grand Metropolitan Mall Kota Bekasi untuk Mini 4WD pada 14-16 November 2025. 

Raih 3 Emas di Debut Perdana BK Porprov Mini 4WD

Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang menggelar BK Porprov untuk Mini 4WD. Sebelumnya, Mini 4WD telah tampil sebagai eksibisi pada PON Medan-Aceh.

Kota Bekasi yang menjadi tuan rumah berhasil menyapu bersih medali emas yang diperebutkan dan tampil dominan. Tiga emas diraih oleh pembalap Ario Addy Jiwandono untuk nomor perorangan Indonesia Damper Class. Ario berhasil mengalahkan riders dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung. 

Sepanjang pertandingan, Ketua IMI Kota Bekasi, Komarudin menyebut para peserta memiliki antusiasme yang tinggi. 

“Ada 13 Kabupaten/Kota yang ikut serta, semuanya bersemangat mengikuti kualifikasi ini,” ujar Komarudin, Minggu (16/11/2025)

Lalu, Perwakilan Pengurus Pusat IMI, Oke D. Djunjunan menilai gelaran BK Mini 4WD di Kota Bekasi telah berjalan sukses sebagai penutup rangkaian BK Porprov cabor bermotor. Ia juga memberikan apresiasi terhadap tim Kota Bekasi yang berhasil meraih juara umum. 

“Mudah-mudahan Kota Bekasi bisa mewakili Jawa Barat dan meraih emas di PON nanti,” ujarnya. 

Atlet Road Race Kota Bekasi Sempat Alami Beberapa Kendala

Memenangkan perak dari pertandingan Road Race, Komarudin menilai bahwa sebenarnya para atlet bisa melakukan lebih baik lagi. Sebab, performa mereka saat tanding sangat menjanjikan. 

“Sejujurnya, peluang kami untuk meraih medali lebih banyak sangat terbuka. Kami meraih dua Pole Position di nomor perorangan U-17 dan U-18, serta menempatkan diri di posisi tiga besar untuk nomor beregu U-17,” ujar Komarudin.

Selanjutnya, Komarudin menjelaskan terdapat beberapa kendala yang dialami oleh para atlet. Salah satunya, kesalahan teknis sehingga salah satu nomor gagal untuk diikuti. 

“Motor untuk nomor beregu U-17 mengalami crash cukup parah pada race sebelumnya. Segitiga motor rusak berat dan part pengganti terbatas, sehingga unit tidak dapat diperbaiki tepat waktu dan atlet tidak bisa turun,” ungkapnya. 

Selain itu, perubahan kondisi lintasan juga memengaruhi performa atlet unggulan. Tim Kota Bekasi telah menyiapkan ban baru untuk kondisi kering. Namun, final race diguyur hujan deras sehingga atlet andalan tidak dapat mengeluarkan performa terbaik karena strategi ban yang kurang tepat. 

Meski begitu, para atlet tetap menunjukkan semangat juang tinggi sehingga mampu mengamankan perunggu dan mendapatkan hasil terbaik bagi Kota Bekasi.