Informasi

Keren! Atlet Disabilitas NPCI Kota Bekasi Berhasil Borong 10 Medali di Kejurda Jabar 2025

Para atlet NPCI Kota Bekasi yang menjuarai Kejurda Jabar 2025.

Atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bekasi berasil memboyong 10 medali di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat 2025. Ajang tersebut diselenggarakan di Bandung selama dua hari, tepatnya pada 8-9 Desember 2025.

Dari total enam cabang olahraga yang dipertandingkan, Kota Bekasi mengirim 25 atlet untuk berlaga di lima cabang olahraga. Kelima cabang olahraga tersebut yaitu atletik, renang, bulutangkis, tenis meja, dan catur.

NPCI Kota Bekasi Borong 10 Medali

Dari total lima cabang olahraga yang diikuti, para atlet Kota Bekasi berhasil meraih 5 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Ketua NPCI Kota Bekasi Toni Budi Santoso mengapresiasi para atlet yang telah berhasil mengharumkan nama Kota Bekasi melalui perolehan medali di ajang tingkat provinsi tersebut.

“Kami atas nama pengurus NPCI Kota Bekasi mengucapkan terima kasih atas prestasi para atlet yang telah berjuang dengan kemampuan terbaiknya dan membawa nama baik Kota Bekasi,” ujar Toni, Rabu (10/12/2025).

Toni mengatakan bahwa perolehan prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk mengikuti kompetisi berikutnya.

Tentang Kejurda NPCI Jabar 2025

Pelaksanaan Kejurda Jabar kali ini hanya mempertandingkan enam cabang olahraga. Selain karena keterbatasan waktu, pemilihan enam cabang tersebut juga  disesuaikan dengan kesiapan pengurus cabang (pengcab) di kota dan kabupaten.

Dalam kurun waktu dua hari, perlombaan berlangsung di tiga venue. Empat cabang olahraga yaitu atletik, tenis meja, boccia, dan catur dilaksanakan di kawasan SPORT Arcamanik. Cabang olahraga renang digelar di Kolam Renang Hotel Horison Ultima Buah Batu. Sedangkan bulutangkis dilangsungkan di kampus ITENAS, Cikutra, Jalan PH Mustopa, Bandung.

Persiapan Menghadapi Paperda 2026

Ketua NPCI Jawa Barat Hary Susanto mengatakan bahwa Kejurda Jabar 2025 menjadi ajang persiapan menghadapi Pekan Paralympic Daerah (Peparda) 2026. Selain itu, juga sebagai tolok ukur awal kekuatan Jawa Barat menuju ajang nasional.