Informasi

Tri Adhianto Tinjau 9 Titik Infrastruktur di Kota Bekasi, Fokus Atasi Banjir dan Jalan Rusak

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau sejumlah titik infrastruktur di Kota Bekasi untuk memastikan penanganan banjir dan perbaikan jalan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Peninjauan dilakukan bersama tim Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) menggunakan sepeda motor pada Jumat (23/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Tri melihat langsung kondisi saluran air, sungai, jalan, hingga fasilitas umum yang membutuhkan penanganan.

Penanganan Saluran Air dan Sungai

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kali Harun di Kecamatan Pondok Melati. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penanganan sungai sepanjang 380 meter hingga akhir 2026 dari rencana total sekitar 440 meter.

Namun, pengerjaan masih menghadapi kendala pembebasan lahan karena terdapat empat rumah bersertifikat di area sungai. Pemkot Bekasi kini berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelusuri status kepemilikan lahan tersebut.

Penanganan banjir juga menjadi perhatian di kawasan Gamprit. Saluran Kalisunter sepanjang 300 meter telah dikerjakan, dengan rencana tambahan penanganan sepanjang 900 meter.

Sementara di Jatiwaringin, khususnya sekitar Kampus As-Syafi’iyah dan Universitas Krisnadwipayana, pemerintah menargetkan penanganan saluran sekitar 400 meter untuk memperlancar aliran air menuju Kali Cakung.

Selain itu, peninjauan juga mencakup DAS Bojongrangkong, Saluran Kemangsari, serta saluran Jalan Jatiwaringin dan lanjutannya. Lokasi-lokasi tersebut turut menjadi bagian dari upaya pembenahan saluran air di Kota Bekasi.

Di kawasan Jatibening Permai RW 11, tepatnya Simpang Lima Jalan Raya Caman, pemerintah menyoroti penyempitan saluran yang menghambat aliran air. Pemkot merencanakan pelebaran saluran dan pembangunan tampungan air atau long storage di sekitar crossing tol.

Perbaikan Jalan dan Pengendalian Genangan

Sumber:pemkotbekasi

Selain saluran air, Tri juga meninjau sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan. Jalan Raya Hankam menjadi salah satu lokasi yang direncanakan untuk diperbaiki guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Jalan Anugerah yang menghubungkan Jatiwaringin dengan Jatibening Baru juga ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Tri turut meminta agar kerusakan dan lubang di sejumlah ruas jalan segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan.

Penataan juga direncanakan di Jalan Muchtar Tabrani. Pemerintah akan mengkaji perubahan jalan menjadi dua arah, disertai pembebasan lahan dan pembenahan saluran air di bagian tengah.

Peninjauan turut mencakup Jalan Kodau–Kecapi dan Jalan Pekayon–Pondok Gede. Sementara untuk fasilitas umum, pemerintah melihat kondisi Taman Bawah Becakayu Kalimalang serta pedestrian di kawasan Pondok Gede.

Dalam kesempatan tersebut, Tri meminta masyarakat mendukung proses pembangunan dan menggunakan jalur alternatif apabila pekerjaan infrastruktur menimbulkan antrean atau hambatan lalu lintas.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke sungai karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir.

Ditulis oleh Safina