Uncategorized

Kilas Balik Langkah Pemkot Bekasi Wujudkan Kota Layak Anak

Lima taman di Pondok Gede diresmikan oleh Pemkot Bekasi

Bekasinians, kalian sudah tahu belum, kalau setiap tanggal 23 Juli kita merayakan momen spesial untuk seluruh anak di Indonesia yaitu Hari Anak Nasional, lhoo. Nah, bicara soal hak anak, tahu nggak sih kalau Kota Bekasi punya komitmen besar untuk menjadi Kota Layak Anak (KLA)

Bukan sekadar julukan, Pemkot Bekasi juga terus tancap gas membenahi fasilitas dan aturan demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan seru buat tempat tumbuh kembang anak. Yuk, kita intip kilas balik langkah nyata yang sudah dilakukan Kota Patriot ini!

Payung Hukum dan Perlindungan Anak yang Makin Solid  

Mewujudkan kota yang aman tentunya harus dimulai dari aturan yang jelas. Di Kota Bekasi sendiri, pemerintah telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) No. 12 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak. Aturan ini jadi fondasi utama agar semua hak anak mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan dari kekerasan terjamin dengan baik.

Nggak cuma itu, Pemkot Bekasi juga membentuk UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak). Lewat unit ini, siapa pun anak yang mengalami kekerasan atau butuh pendampingan psikologis bisa mendapatkan bantuan hukum dan konseling secara gratis. Selain itu, sekolah-sekolah di Bekasi juga disulap menjadi Sekolah Ramah Anak dengan kampanye anti-bullying agar area belajar terasa makin aman dan ramah.

Pembangunan dan Fasilitas Ruang Publik Ramah Anak 

Wujud nyata dari komitmen ini sangat terasa melalui pembangunan serta revitalisasi berbagai fasilitas publik yang makin child-friendly di berbagai sudut kota. Pemkot Bekasi rutin menata kawasan Hutan Kota Patriot dan Alun-Alun kota Bekasi dengan menghadirkan arena playground yang aman, jalur pejalan kaki yang ramah disabilitas, arena olahraga, serta kawasan hijau terbuka yang bebas dari asap rokok.

Nggak cuma berfokus di pusat kota saja, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ramah anak juga terus dibangun secara bertahap hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Disandingkan dengan peningkatan fasilitas Puskesmas Ramah Anak agar anak tetap sehat dan tidak takut memeriksa kesehatanya. Lalu penyediaan area ruang baca anak yang modern dan interaktif di Perpustakaan Daerah guna merangsang minat baca sejak usia dini. 

Suara Anak Didengar Langsung di Musrenbang 

Tahu nggak kalau suara dan aspirasi anak-anak di Bekasi itu didengar langsung oleh jajaran pemerintah? Lewat Forum Anak Kota Bekasi (FORAKSI), perwakilan anak muda di Bekasi diberi ruang resmi untuk menyampaikan pendapat mereka. Anggota forum ini rutin diundang dalam kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) daerah untuk menyuarakan secara langsung apa saja fasilitas umum dan program yang benar-benar dibutuhkan oleh anak-anak Bekasi. 

Pemkot Bekasi Perketat Aturan, Lindungi Anak dari Asap Rokok

Pemerintah Kota Bekasi memberlakukan aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2023 yang merupakan pembaruan dari Perda Nomor 15 Tahun 2019. Aturan ini melarang aktivitas merokok serta menjual dan mempromosikan rokok di tujuh area fasilitas umum. Hal ini bertujuan agar fasilitas umum lebih sehat dan nyaman untuk anak-anak.

Kilas balik perjalanan Kota Bekasi menuju Kota Layak Anak membuktikan bahwa kota kita tercinta ini terus berusaha menjadi rumah yang hangat dan aman bagi masa depan generasi muda. Menjaga kota agar tetap ramah anak tentu butuh kerja sama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, pihak sekolah, orang tua, hingga peran aktif dari kita sendiri. Mari kita dukung terus Bekasi menjadi kota yang generasi mudanya makin  keren, kreatif, sehat dan aman.

 

Ditulis oleh Owen