Dalam upaya mempercepat pembangunan daerah yang merata dan partisipatif, Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Langkah ini ditegaskan kembali dalam kegiatan Penguatan Peran dan Fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa LPM harus menjadi garda terdepan penggerak pemberdayaan masyarakat Bekasi. Kolaborasi aktif antara pemerintah dan LPM dinilai sangat krusial untuk menciptakan pembangunan yang berdampak nyata di tingkat kecamatan dan kelurahan.
LPM Sebagai Jembatan Aspirasi dan Mitra Strategis
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan peran LPM Kota Bekasi mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan sebagai penghubung komunikasi antara warga dan pemerintah daerah, terkait percepatan penyampaian aspirasi, kebutuhan, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“LPM adalah mitra strategis pemerintah yang berada paling dekat dengan masyarakat. Saya berharap LPM terus menjadi penggerak gotong royong, membangun kepedulian sosial, sekaligus menjadi jembatan komunikasi agar setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Tri Adhianto.
Turut hadir Ketua Forum Komunikasi (FK) LPM Kota Bekasi, Wahyu BK, bersama para camat dan lurah se-Kota Bekasi, mempertegas komitmen kolektif tersebut dalam memperkuat partisipasi masyarakat. Pembangunan kota yang ideal tidak lagi hanya mengandalkan program satu arah dari pemerintah, melainkan butuh pendekatan bottom-up.
Ajakan Untuk Masyarakat Menuju Bekasi Keren
Mas Tri juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif, mandiri dan memiliki kebersamaan dalam membangun lingkungannya. Dengan begitu, konsep “Kota Bekasi yang Keren” bukan saja dilihat dari pembangunan infrastruktur yang masif tetapi juga dari kebiasaan warga yang dapat membawa perubahan positif bagi Kota tercinta.
“Mewujudkan Kota Bekasi yang keren bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang masyarakat yang berdaya, kompak, dan peduli terhadap lingkungannya. Saya mengajak seluruh LPM untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjadi pelopor perubahan positif di setiap kelurahan” ujar Tri Adhianto.
Selain itu, Wahyu juga menyambut baik dengan berkomitmen memperkuat posisi LPM sebagai motor penggerak keterlibatan masyarakat dalam membangun daerah. Ia menekankan bahwa sinergi erat antara LPM dan pemerintah sangat krusial untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga.
Menegaskan Kembali Peran Strategis LPM Kota Bekasi
Kegiatan ini sekaligus menjadi jawaban atas evaluasi internal, di mana fungsi pengawasan LPM yang selama ini dirasa belum berjalan maksimal, sehingga LPM kerap kali terlewatkan dalam berbagai aktivitas pembangunan di wilayah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik lahirnya sinergi dan kolaborasi yang nyata serta keterlibatan LPM sebagai mitra strategis pemerintah yang aktif mengawal dan memberikan panduan bagi masyarakat untuk turut serta membangun Kota Bekasi.

