Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan rencana pembangunan Perpustakaan Kota Bekasi sebagai pusat literasi dan kreativitas masyarakat. Gedung tersebut dibangun pada lokasi yang sebelumnya merupakan bangunan Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Lokasi pembangunan perpustakaan ini berada di Jalan Jenderal Soedirman, Kranji, tepat di seberang Grand Mall Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung lokasi pembangunan bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Broto. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh perencanaan berjalan sesuai konsep yang telah disiapkan. Konsep yang diusung pemerintah adalah perpustakaan yang modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
Menjawab Aspirasi Generasi Muda
Pembangunan perpustakaan ini berangkat dari aspirasi masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Menjawab aspirasi tersebut, Pemkot Bekasi membangun perpustakaan dengan fasilitas lengkap, koleksi buku yang memadai, dan mudah dijangkau.
Fasilitas tersebut dibangun dengan memperhatikan kenyaman, khususnya bagi generasi muda. Dengan adanya fasilitas ini, Perpustakaan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tempat membaca buku. Tetapi akan menjadi ruang belajar, berdiskusi, berkolaborasi, hingga working space.
Mengusung Konsep Digital Library
Perpustakaan tersebut akan mengadopsi konsep Digital Library yang menggabungkan layanan koleksi buku fisik dan digital. Gedung ini akan dilengkapi ruang interaktif, videotron, area taman, dan ruang anak. Bangunan ini juga akan dilengkapi dengan pencahayaan alami guna meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Perpustakaan Ramah untuk Semua Kalangan
Pemerintah Kota Bekasi juga menempatkan aspek inklusivitas sebagai salah satu prioritas pembangunan. Gedung perpustakaan akan menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan akses bagi penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut meliputi jalur khusus, lift, serta koleksi buku Braille yang dapat dimanfaatkan oleh penyandang tunanetra.
Ditargetkan Menjadi Ikon Literasi Kota Bekasi
Saat ini proses perencanaan masih terus disempurnakan. Pemerintah Kota Bekasi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap pembangunan Perpustakan ini. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Pembangunan perpustakaan modern ditargetkan rampung pada akhir 2028. Pemkot Bekasi berharap fasilitas tersebut menjadi ikon baru Kota Bekasi. Perpustakaan ini nantinya dapat menjadi pusat literasi, inovasi, kreativitas, serta transformasi digital yang mampu mendukung perkembangan pendidikan di masa depan.
Ditulis oleh Deviana

