Kota Bekasi — Serius tangani stunting, Kota Bekasi berhasil memperoleh peringkat ketiga kota/kabupaten dengan upaya penurunan stunting terbaik se-Indonesia. Capaian ini didapat atas keberhasilan Kota Bekasi dalam menurunkan angka prevalensi stunting hingga berada di bawah 14 persen.
Berita ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe saat apel pagi, Senin (24/11).
Dalam sambutannya, Harris mengucap syukur atas pencapaian ini. Ia mengatakan capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak yang selalu memastikan kecukupan gizi anak-anak.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang baik dan seimbang. Ini adalah komitmen bersama untuk memberikan yang terbaik bagi generasi penerus,” ujar Harris.
Ajakan Kolaborasi Masyarakat Turunkan Stunting
Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan bahwa upaya penurunan stunting tidak bisa jika hanya dilakukan oleh Pemkot Bekasi saja.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memastikan anak-anak memiliki asupan gizi yang cukup dan seimbang.
Kurangi Stunting untuk Generasi Unggul
Junaedi menambahkan, untuk menciptakan generasi unggul, salah satu caranya adalah dengan memastikan anak-anak Kota Bekasi tumbuh dengan normal tanpa stunting.
“Penanggulangan stunting tidak bisa Pemkot Bekasi lakukan sendirian. Kami butuh kolaborasi lintas sektor agar permasalahan stunting di Kota Bekasi terselesaikan menjadikan Bekasi zero stunting,” ujar Junaedi.

