Jika kebanyakan sekolah memanfaatkan ruang kelas sebagai tempat untuk melangsungkan ujian, berbeda dengan SMK Bani Saleh, Kota Bekasi. Mereka memberi tantangan kepada siswa-siswi tingkat akhir untuk mencari pekerjaan di jalan hanya dengan modal 10 ribu dan KTP.
Program ini sudah berjalan sejak tahun 2020, dan dijalankan sebagai salah satu bentuk persyaratan kelulusan. Sehingga suka tidak suka, para siswa harus memenuhi tantangan tersebut agar dapat dinyatakan lulus dari sekolah.
Hanya Bermodalkan 10 Ribu dan KTP
Sebelum memulai perburuan, siswa-siswi SMK Bani Saleh dikumpulkan di lapangan untuk menerima arahan dari guru mereka. Dalam tantangan ini, para siswa diberi kebebasan terkait pekerjaan yang akan mereka jalani. Dengan berbekal uang saku 10 ribu dan KTP, para guru menginginkan siswa-siswinya untuk berpikir kreatif untuk bisa mendapatkan pekerjaan dengan modal yang diberikan.
Dengan perbelakan dan harapan yang sama, para siswa begitu antusias ketika meninggalkan halaman sekolah. Meski berjalan ke arah yang berbeda, namun mereka memiliki tujuan yang sama, mendapatkan pekerjaan dan kembali dengan membawa nafkah.
Belajar Menjalani Kerasnya Hidup
Sebagai sekolah kejuruan, sudah menjadi tanggung jawab SMK Bani Saleh untuk mengantarkan siswa-siswinya agar bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki.
Akan tetapi, minat dan bakat saja tidak cukup. Ada pengorbanan yang harus dilakukan, mulai dari tenaga, waktu, bahkan uang. Kemampuan komunikasi dan melobi para siswa juga diuji. Mereka harus bisa meyakinkan pemilik usaha atau perusahaan agar mau mempekerjakan mereka. Karenanya, melalui tantangan ini, para siswa diajarkan tentang kerasnya kehidupan, terutama di masa pencarian kerja.
Berbagai Pekerjaan Dijalani Selagi Halal
Setelah menerima penolakan dari sana sini, perlahan para siswa mulai mendapatkan pekerjaan. Ada yang mencuci mobil di tempat steam, membersihkan jalanan, memecahkan es batu untuk tukang ikan, sampai mengupas buah. Semua mereka jalani tanpa adanya rasa malu ataupun gengsi
Bagi sebagian orang, kumpulan pekerjaan tersebut mungkin terlihat remeh. Namun bagi siswa-siswi SMK Bani Saleh, ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Bisa dibilang ini adalah pekerjaan pertama yang mereka dapatkan dengan jerih payah sendiri. Jadi, apapun hasilnya, berapapun uang yang mereka dapatkan, tidak menjadi masalah besar.
Pulang dengan Sejuta Pengalaman
Usai menyelesaikan pekerjaan di tempat masing-masing, para siswa kembali pulang ke sekolah dengan cara yang berbeda. Ada yang berjalan kaki, ada juga yang mendapat bantuan dari orang-orang baik di sekeliling. Sebagai contoh, terdapat sekelompok siswa yang mendapat tumpangan mobil dari petugas Satpol PP. Hal tidak terduga yang membuat cerita mereka menjadi semakin berkesan.
Meski menjalani proses yang berbeda, namun mereka sama-sama pulang dengan sejuta pengalaman. Pengalaman yang akan menjadi pelajaran dan perbekalan untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

