KOTA BEKASI – Sejumlah pelajar di SMAN 10 Bekasi bersiap mengikuti World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Segi University, Malaysia. Mereka terbagi dalam 4 kelompok yang membawa berbagai inovasi, mulai dari teh herbal, serum, hingga deodoran.
Kompetisi tersebut akan berlangsung pada 20-24 September 2026. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperkenalkan karya mereka sekaligus membawa nama sekolah dan Kota Bekasi ke tingkat internasional.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberi dukungan penuh kepada para siswa yang akan membawa nama Kota Bekasi di tingkat Internasional.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak kita untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasinya. Mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama Kota Bekasi dan Indonesia. Saya berharap mereka percaya diri dan memberikan yang terbaik,” kata Tri.
Salah Satu Siswa SMAN 10 Bekasi Peraih Dua Medali Emas

Sumber: pemkotbekasi
Di antara 24 peserta, ada seorang siswa bernama Azrel Evan Nanlohy (17), siswa kelas XII.8 SMAN 10 Bekasi. Azrel telah meraih dua medali emas di ajang internasional berkat inovasinya minuman herbal buatannya.
Inovasi tersebut membawanya menjadi juara pada ajang I2ASPO di Universitas Gajah Mada (UGM) pada Desember 2025, dan WSEEC di Universitas Pancasila pada Mei 2026.
Azrel bercerita bahwa dirinya tidak menyangka bisa mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Wali Kota Bekasi dalam apel bersama di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi (14/09/2026). Ia juga menggambarkan perasaannya yang campur aduk antara senang dan deg-degan saat berada di tengah apel Pemkot Bekasi.
Azrel sangat mengapresiasi perhatian Pemkot Bekasi kepada siswa yang berprestasi. Ia berharap bahwa keberhasilan bersama rekan-rekannya bisa makin mengharumkan nama Kota Bekasi.
Berangkat Bersama 23 Siswa Lain dengan Berbagai Inovasi
Azrel nantinya tidak berangkat sendiri. Ia akan bersama 23 siswa lainnya yang terbagi dalam empat kelompok untuk mengikuti bidang lomba yang berbeda di Malaysia. Setiap kelompok membuat karya inovatif masing-masing untuk ditandingkan, mulai dari teh herbal, serum hingga deodoran.
“Di Malaysia tujuannya meraih emas dan kemenangan supaya Kota Bekasi makin harum di luar negeri,” tegas Azrel.
Keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman bagi para siswa untuk bersaing di tingkat internasional. Mereka juga menargetkan hasil terbaik dan berharap dapat membawa pulang medali sekaligus mengharumkan nama Kota Bekasi di kancah internasional.
Ditulis oleh Safina

