Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Bekasi menggelar kursus pelatih Lisensi D yang diikuti 60 peserta dari berbagai klub dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Kota Bekasi. Pelatihan ini berlangsung selama enam hari, tepatnya pada 7-9 dan 14-16 Agustus 2026. Dua lokasi berbeda dipilih sebagai tempat pelaksanaan, yaitu SMA Tulus Bhakti Jatiasih dan Lapangan Kiara.
Apa itu Lisensi D untuk Pelatih Sepak Bola?
Lisensi D merupakan jenjang dasar dalam sistem lisensi kepelatihan sepak bola. Setelah menyelesaikan jenjang tersebut, pelatih dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat Lisensi C, B, hingga lisensi profesional.
Dalam lisensi D, peserta mendapatkan pengajaran terkait teknik dasar sepak bola untuk pemula. Setelah mendapatkan lisensi D, pelatih dapat membina anak-anak usia dini di SSB atau akademi level U-9 sampai U-13.
Kursus dengan Biaya yang Terjangkau
Untuk mengikuti pelatihan, peserta dikenakan biaya yang relatif terjangkau yakni Rp500.000. Sekretaris PSSI Kota Bekasi, Zaenudin, menyebut biaya kursus yang terjangkau dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pelatih untuk memperoleh lisensi. Pelatihan merupakan bagian dari kursus PSSI Jawa Barat yang beberapa waktu lalu memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Saat kursus berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai dasar-dasar kepelatihan sepak bola melalui materi teori dan praktik lapangan. Pemberian materi berlangsung di SMA Tulus Bhakti Jatiasih. Sementara itu, sesi praktik digelar di Lapangan Kiara, Kelurahan Jatirasa, Jatiasih. Pembagian lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan peserta tidak hanya memahami konsep kepelatihan secara teori, tetapi juga dapat menerapkannya langsung di lapangan.
Hadirkan Legenda Timnas Indonesia
Pelaksanaan kursus turut menghadirkan legenda Timnas Indonesia, Firmansyah. Ia terlibat langsung dalam memberikan materi kepelatihan kepada peserta, baik melalui pembelajaran teori maupun praktik di lapangan.
Kehadiran Firmansyah memberikan pengalaman tambahan bagi para peserta. Hal ini karena peserta dapat memperoleh pengetahuan kepelatihan dari sosok yang memiliki pengalaman di level sepak bola nasional.
Kursus Lisensi Menjadi Awal Menuju Lisensi yang Lebih Tinggi
Zaenudin menyebut jumlah pelatih dengan Lisensi C dan B di Kota Bekasi masih terbatas. Menurutnya, pelatih yang telah mencapai tingkat profesional juga masih relatif sedikit. Karena itu, pengembangan jenjang kepelatihan menjadi salah satu hal yang perlu terus didorong PSSI Kota Bekasi.
Melalui kursus Lisensi D, diharapkan semakin banyak pelatih dengan kemampuan dasar kepelatihan yang sesuai standar. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang untuk mencetak pemain muda dan memperkuat ekosistem sepak bola di Kota Bekasi.
PSSI Kota Bekasi menilai peningkatan jumlah pelatih berlisensi penting untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia muda. Ketersediaan pelatih dengan kompetensi dan sertifikasi diharapkan dapat membantu klub maupun SSB memberikan pembinaan yang lebih terarah.
Ditulis oleh Deviana

