Informasi

Pemerintah Kota Bekasi Pasang Tarif Trans Beken dan Trans Patriot, Mulai Berlaku 1 Maret 2026

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi akan mulai memberlakukan tarif Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken) dan Trans Patriot mulai 1 Maret 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi operasional dan penyesuaian kebijakan transportasi publik di Kota Bekasi.

Kebijakan ini untuk mencari jalan tengah karena adanya aksi protes dari ratusan sopir angkutan kota (angkot) terkait operasional bus tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar menegaskan hal ini telah disepakati bersama Pemerintah Kota Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.

“Tarif akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2026. Bersama-sama dengan pemangku kepentingan, Organda, dan angkutan kota lainnya duduk bersama untuk memajukan transportasi perkotaan di Kota Bekasi,” Ujar Zeno, Pada Jumat (13/2).

Sebelumnya Pemerintah Kota Bekasi berencana untuk menggratiskan tarif Trans Beken selama satu bulan sejak pertama kali beroperasi pada 10 Februari 2026. Kebijakan itu memicu kekhawatiran sopir angkot karena dinilai akan mengurangi pendapatan mereka sehingga dilakukan evaluasi lanjutan.

Tarif Resmi Trans Beken dan Trans Patriot yang Berlaku 1 Maret 2026

Seiring dengan percepatan kebijakan tersebut, tarif Trans Beken resmi dikenakan sebesar Rp4.000-Rp4.500 per penumpang dengan sistem pembayaran non tunai. Sementara itu, Trans Patriot diberlakukan tarif Rp6.000 per penumpang sesuai koridor layanan yang tersedia.

Pembayaran dilakukan menggunakan kartu uang elektronik yang terintegrasi dengan sistem transportasi nasional. Pemerintah memastikan tarif tersebut masih dalam batas jangkauan masyarakat Kota Bekasi.

Evaluasi Rute Transportasi

Selain soal tarif, Dishub Kota Bekasi juga membuka ruang evaluasi terhadap 47 titik henti yang saat ini dilayani.

“Mengenai 47 titik henti, tentu tidak tertutup kemungkinan diadakan evaluasi. Karena evaluasi, ada atau tidak ada penyampaian aspirasi hari ini, tentu evaluasi tetap akan kami lakukan secara menerus,” Ujar Zeno.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa keberadaan Trans Beken dan Trans Patriot bukan untuk mematikan angkutan kota yang telah lebih dulu beroperasi. Sistem transportasi di Kota Bekasi diarahkan untuk dibangun secara terintegrasi dan saling mendukung antara angkutan massal dan angkutan kota.

Pemerintah juga memastikan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga keseimbangan layanan transportasi publik serta menciptakan sistem yang tertata dan berkelanjutan di Kota Bekasi.

Ditulis oleh Khairunnisa